Perlindungan dan Pengelolaan

Ekosistem Perairan Darat

Kami adalah direktorat teknis di bawah Kementerian Lingkungan Hidup yang bertugas melindungi dan mengelola ekosistem mangrove, danau, dan mata air sebagai aset vital bangsa.

3,36 JtHa

Kawasan Mangrove

15+

Danau Prioritas

1.200+

Mata Air Terlindungi

34

Provinsi Terlayani

Profil Organisasi

Tentang Direktorat
PPEPD

Direktorat Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Perairan Darat (PPEPD) merupakan unit kerja di bawah Deputi Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan yang melaksanakan mandat strategis untuk menjaga kelestarian ekosistem perairan darat Indonesia.

Dengan cakupan tugas yang meliputi mangrove, danau, dan mata air, PPEPD menjadi ujung tombak penerapan kebijakan perlindungan ekosistem berbasis sains dan data.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, akademisi, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta, kami mendorong pendekatan pengelolaan ekosistem yang inklusif dan berkelanjutan.

Visi

Terwujudnya ekosistem perairan darat yang terlindungi, dikelola secara berkelanjutan, dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Misi

  • Melaksanakan inventarisasi ekosistem perairan darat secara berkala dan komprehensif
  • Mengembangkan kebijakan perlindungan berbasis data dan kearifan lokal
  • Mendorong rehabilitasi ekosistem yang terdegradasi secara sistematis
  • Membangun kemitraan multipihak yang inklusif dan berkelanjutan

Tugas & Fungsi

Apa yang Kami Kerjakan

Enam fungsi utama yang menjadi landasan operasional direktorat dalam menjalankan mandatnya.

01

Penyusunan Kebijakan

Merumuskan norma, standar, prosedur, dan kriteria perlindungan ekosistem perairan darat.

Selengkapnya
02

Inventarisasi & Identifikasi

Melaksanakan inventarisasi dan identifikasi kondisi ekosistem mangrove, danau, dan mata air secara berkala.

Selengkapnya
03

Pemantauan & Evaluasi

Memantau status dan tren perubahan ekosistem untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Selengkapnya
04

Fasilitasi Rehabilitasi

Mendukung pemulihan ekosistem yang terdegradasi melalui bimbingan teknis dan koordinasi multipihak.

Selengkapnya
05

Koordinasi Lintas Sektor

Membangun kerja sama dengan kementerian, pemda, akademisi, dan masyarakat sipil dalam pengelolaan ekosistem.

Selengkapnya
06

Pembinaan & Pengawasan

Memberikan pembinaan teknis dan pengawasan terhadap pelaksanaan perlindungan ekosistem di lapangan.

Selengkapnya

Nilai-Nilai Organisasi

Yang Kami Pegang Teguh

Integritas

Bekerja dengan kejujuran, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap tugas dan keputusan.

Kolaborasi

Membangun kemitraan yang kuat lintas sektor demi tujuan konservasi yang lebih besar.

Inovasi

Mengembangkan solusi kreatif berbasis teknologi dan data untuk tantangan pengelolaan ekosistem.

Keberlanjutan

Setiap program dan kebijakan berorientasi pada manfaat jangka panjang bagi ekosistem dan generasi mendatang.

Profesionalisme

Menjunjung standar kualitas tertinggi dalam setiap layanan, data, dan analisis yang dihasilkan.

Responsif

Tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, mitra, dan dinamika perubahan ekosistem secara real-time.

Perjalanan Kami

Tonggak Pencapaian

Jejak langkah perlindungan ekosistem perairan darat dari tahun ke tahun.

2015

Pembentukan Direktorat

Direktorat PPEPD resmi dibentuk di bawah Kementerian Lingkungan Hidup sebagai unit khusus pengelolaan ekosistem perairan darat.

2017

Penetapan 15 Danau Prioritas

Pemerintah menetapkan 15 danau prioritas nasional yang memerlukan penanganan segera akibat tekanan ekologis dan degradasi.

2019

Program Rehabilitasi Mangrove

Peluncuran program rehabilitasi mangrove skala besar dengan target pemulihan ratusan ribu hektare kawasan pesisir.

2021

Integrasi Data Nasional

Sistem data ekosistem terintegrasi ke dalam platform informasi geospasial nasional untuk akses publik yang lebih luas.

2023

Peluncuran Platform SIPPEM

Portal SIPPEM diluncurkan sebagai wujud transparansi data dan keterbukaan informasi publik tentang kondisi ekosistem perairan darat.

2024

Perlindungan 1.200+ Mata Air

Pencapaian milestone proteksi lebih dari 1.200 titik mata air strategis di seluruh Indonesia melalui program terpadu.